Aksi muhammad

Daftar Kebodohan Muhammad sebagai akibat
ketidakmengertiannya atas ajaran nabi-nabi
sebelumnya
1) Muhammad mendirikan agama, karena dia
mengira, nabi Musa adalah pendiri agama
Yahudi dan nabi Isa adalah pendiri agama
Kristen. Padahal tidak ada nabi-nabi yang
mendirikan agama.
2) Muhammad mengaku menerima kitab suci
dari tuhan, karena dia mengira nabi Musa telah
menerima kitab Taurat dan nabi Isa menerima
kitab Injil dari tuhan. Padahal tidak ada nabi-
nabi yang menerima KITAB dari Tuhan.
Sepanjang sejarah, Tuhan agama Samawi tak
pernah menurunkan KITAB KERAMAT apapun
kepada umatnya, dan apa yang dianggap
sebagai kitab keramat oleh umat Samawi
adalah BUKU SEJARAH KARANGAN MANUSIA
yang disakralkan karena di dalamnya berisi
cerita tentang Tuhan.
3) Muhammad mengajarkan label agama
dapat menyelamatkan manusia ke surga,
untuk itu dia membual tentang malaikat kubur
yang bertanya apa agamamu, apa nama kitab
sucimu, siapa nama tuhanmu, siapa nama
nabimu, bla-bla-bla, karena dia mengira nabi
Musa dan nabi Isa juga mengajarkan begitu.
Padahal, yang memiliki pandangan sektarian
seperti itu adalah umatnya, bukan nabinya.
Muhammad tersesat karena dia kerap
mendengar orang Yahudi berkata: “Siapa tidak
masuk agama Yahudi tak akan masuk surga”,
dan demikian pula dengan orang Kristen, juga
berkata: “Siapa tidak masuk agama Kristen
tidak akan masuk surga.” Dengan demikian,
yang ditonjolkan adalah LABEL AGAMA dan
bukan PESAN-PESAN MORAL. Padahal yang
dibawa oleh para nabi adalah PESAN-PESAN
MORAL, dan para nabi sama sekali tidak
membawa label agama dan tidak pernah
mengajarkan suatu label agama dapat
membawa manusia ke surga.
4) Muhammad menyebut dirinya rasul
sewaktu di Mekkah, dan menyebut dirinya
nabi sewaktu bertemu orang-orang Yahudi di
Medinah, karena Muhammad tidak paham apa
itu rasul dan apa itu nabi menurut tradisi
Samawi. Nabi adalah utusan Tuhan, sedangkan
Rasul adalah utusan Yesus. Keduanya
membawa misi yang berbeda. Nabi bertugas
menyampaikan Firman Tuhan, sedangkan
Rasul bertugas memberitakan Injil. Rupanya
sewaktu di Mekkah Muhammad mendengar
istilah “rasul” dari pendeta Waraqa, karena
Waraqa menerjemahkan kitab Perjanjian Baru
ke dalam bahasa Arab dan pasti Waraqa
sering menyebut istilah itu dalam kotbah-
kotbahnya. Dan istilah “nabi” dia ketahui dari
orang-orang Anshar Medinah sewaktu ia
berjumpa orang-orang itu di Aqabah. Orang-
orang Anshar tersebut memberitahu
Muhammad kalau orang-orang Yahudi Medinah
sedang menanti-nantikan kedatangan seorang
nabi yang dijanjikan Tuhan mereka, maka
sejak itu pula Muhammad mengklaim dirinya
juga sebagai “nabi”, walau di Mekkah dia
mengaku dirinya “rasul”.
5) Muhammad membagi Qurannya ke dalam
surat-surat, karena dia mengira surat-surat
dalam Alkitab sebagai surat-surat kudus
kiriman malaikat dari surga. Padahal surat-
surat dalam Alkitab (Perjanjian Baru) tersebut
adalah memang surat dalam arti sebenarnya,
yaitu surat yang ditulis dan dikirim oleh rasul
untuk para jemaah Kristen.
6) Muhammad membagi Qurannya ke dalam
ayat-ayat, karena dia mengira ayat-ayat
dalam Taurat, Zabur dan Injil adalah kalimat-
kalimat sepenggal yang diwahyukan/
didiktekan oleh Tuhan. Padahal pada awalnya
Alkitab tidak terbagi dalam ayat-ayat,
melainkan pembagian Alkitab ke dalam ayat-
ayat itu dilakukan oleh pihak gereja. Nabi
Musa dan para imam Yahudi tidak menulis
kitab Taurat dalam ayat-ayat, demikian pula
para penulis Injil juga tidak membagi kitab-
kitabnya dalam ayat-ayat.
7) Muhammad menyebut Isa sebagai Almasih,
tanpa dia mengerti apa itu Almasih. Dia
mengira Almasih adalah nama lengkapnya Isa.
Kalau dia mengerti arti kata tersebut, tentu dia
tak akan nekat mengaku dirinya sebagai
Juruselamat (nabi yang dijanjikan) kepada
orang-orang Yahudi.
Muhammad mengatakan orang Kristen
mempunyai 3 tuhan, yaitu Allah, Isa, dan
Maryam. Jelas di sini ketololannya akibat
ketidakmengertiannya tentang ajaran
Trinitasnya Kristen.
9) Muhammad mengatakan orang Yahudi
menuhankan Uzair (Ezra). Sekali lagi ini adalah
ketololan Muhammad karena
ketidaktahuannya.
10) Muhammad menyangka nabi Musa dan
nabi Isa hidup pada zaman yang sama,
padahal keduanya terpaut 1500 tahun
lamanya. Dengan menceritakan keluarga
Imran mempunyai tiga orang anak: Harun,
Maryam dan Musa, dan Maryam binti Imran
melahirkan anak bernama Isa Almasih, serta
penyebutan Maryam sebagai Saudara
Perempuan Harun, maka sudah terbuktilah
bahwa Muhammad sebenarnya seorang IDIOT
tak tahu malu.
11) Abraham menyembah YAHWEH, Musa
mengajarkan Menyembah YAHWEH, Yesus
Kristus mengajarkan menyembah YAHWEH,
namun hanya Muhammad yang mengajarkan
sembahlah ALLAH. Sungguh Muhammad Nabi
Palsu yang mendapat Wahyu dari Gua Hantu
Hira….
:

:

Pos ini dipublikasikan di IslamicQuraishCenter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s