5 anugrah allah yang hanya dikhususkan untuk muhammad

Barang palsu harus
dikemas sangat halus dan manis agar tampak
mirip dengan aslinya. Kepalsuan akan tampak
seolah sebuah kebenaran bila ia ditaburkan
sebagian butir-butir kebenaran ditengah
essensi kepalsuannya. Ia akan dianggap
kebenaran bila ia berhasil ditanamkan
kedalamnya dan tumbuh-ria bersamanya.
Muhammad berbangga atas 5 perkara yang
beliau peroleh secara eksklusif dari Allah, yang
tidak diberikanNya kepada Nabi-nabi
manapun. Maka pastilah perkara itu
menyangkut issue yang luar biasa hebat untuk
seluruh kemanusiaan, dan tidak ada yang bisa
meng-aspal (asli-tapi-palsu) atau
menyamainya. Akan tetapi ketika kita baca-
baca “Special UniQue Grace” dari Sorga itu,
kita hampir tak mampu menyebutnya sebagai
sesuatu yang hebat, kecuali self-proclaim
yang kebablasan dari Nabi kepada para
pengikutnya yang menerima apa saja yang
dikatakan olehnya. Mari Baca-Baca Hadis
Shahih Bukhari no.261:
“Aku diberi Allah swt lima perkara yang belum
pernah diberikan-Nya kepada seorang pun dari
Nabi-nabi sebelumku:
1. “Aku dimenangkan Allah swt dengan
menggentarkan hati musuh-musuhku sejauh
sebulan perjalanan (sebelum aku
berhadapan dengannya)”.
[Ini mungkin pengakuan yang jujur dan benar
dari Muhammad. Tak ada nabi lain yang
menghalalkan teror untuk melapangkan
Firman-Allah.
Nabi Muhammad satu-satunya yang boleh
bangga akan anugerah unik ini. Itu sebabnya
beliau berkata lantang: “I have been made
victorious with terror” (Bukhari 4.52.220)].
Betulkah Tuhan dan malaikat disorga bisa
bangga atas pencapaian yang kok mirip ala
preman ini?
1. 2. “Bumi dijadikan bagiku sebagai
tempat shalat (masjid) dan
sebagai alat untuk bersuci (yaitu
tayammum); karena itu di mana
saja umatku mendapatkan waktu
shalat maka hendaklah ia shalat
ketika itu juga”.
[Apa maksudnya Allah menjadikan bumi
secara sempit khusus bagi Muhammad untuk
bersuci diri dan ber-sholat? Apakah maksud
dan tujuan Allah menjadikan Adam dan Hawa
sama seperti untuk Muhammad? Adakah
semacam “sholat Adam” dan lain-lain nabi
dapat diselaraskan dengan sholat Muhammad
yang ritualnya justru tidak pernah dikenal oleh
mereka?]. Mimpi yang kesiangan memang
enak dijadikan kenangan dan retorika.
1. 3. “Dihalalkan bagiku harta
rampasan perang”.
[Muhammad agaknya ingin menanamkan
peyakinan kepada para pengikutnya yang
pada awalnya masih sulit menerima barang
jarahan sebagai bagian dari “anugerah Allah”.
Apalagi sebagian yang terjarah itu adalah dari
kaum keluarga mereka sendiri yang belum
masuk Islam, jadi oleh Muhammad itu
dianggap musuh Allah yang perlu diperangi.
Dalam zaman nabi-nabi dulu sebelum
Muhammad, dalam tradisi peperangan
bersenjata dengan tentara musuh, memang
Tuhan pernah men-tulahi siapa musuh-musuh-
Nya secara spesifik dikala itu. Mereka itulah
yang perlu ditumpas dan harta bendanya
dirampas, tetapi bukan meluas kepada pihak-
pihak lain yang tidak ikut bersalah atau asal
yang dianggap sebagai kafir. Berlainan dengan
para nabi, Muhammad juga menetapkan
bahwa kepada dia dan lingkaran dekatnya
dikhususkan harus mendapat 1/5 bagian dari
jatah seluruh rampasan perang (Qs 8:41) .Maka
mungkin bentuk itulah yang beliau maksudkan
sebagai “anugerah Allah” yang pertama
kalinya dihalalkan baginya, tidak untuk nabi-
nabi lainnya. Sebab nabi lainnya tidak
menetapkan hak jarahan untuk dirinya]. Halal
yang bisa dibanggakan keseluruh dunia? Jelas
menyesatkan.
1. 4. “Nabi-nabi sebelumku diutus
khusus untuk kaumnya saja,
sedangkan aku diutus untuk
manusia seluruhnya”.
[Itu tampaknya klaim yang egoistis
dan keliru dari Muhammad. Rupa-
rupanya beliau telah mencampur
adukkan “pengutusan nabi secara
fisik” dengan “pengabaran message
ilahi”. Yang satu memang terbatas
pada kewilayahan, yang lain
melewatinya dalam lintas bangsa
dan negara.
“Dan Kami tidak mengutus kamu,
melainkan kepada umat manusia
seluruhnya” (Qs.34:28). Itu
mengenai message-nya, bukan
fisiknya Muhammad yang diutus.
Sama halnya dengan Injil ketika Malaikat
berkata: “…aku memberitakan kepadamu
kesukaan besar untuk seluruh bangsa: “Hari ini
telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus,
Tuhan, di kota Daud” (Lukas 2:11).
“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil
kepada segala makhluk” (Markus 16:15, dll).
Ajaran/ message Tuhan akan selalu mendunia.
Injil Kerajaan akan diberitakan di seluruh dunia
menjadi kesaksian bagi semua bangsa (Matius
24:14).Tetapi baik bagi Yesus maupun nabi-nabi
lain termasuk Muhammad, Tuhan tidak
mengutus mereka secara fisik untuk pergi
mendakwah keseluruh jagad! “Anugerah
sorgawi” yang Muhammad klaim bagi dirinya
itu hanyalah sebentuk pemlintiran kata-kata
yang ingin menempatkan dirinya diatas nab-
nabi lain yang disudutkannya].
Itu tidak berdasar, tidak etis, dan salah!
1. 5. Diberikan Allah kepadaku
Syafa’at (pertolongan &
perlindungan)”
[Egoisme yang kacau dan kebablasan. Tak ada
Allah yang mewahyu langsung dan
mengangkat Muhammad sebagai Syafi, juru
penyelamat. Matinya saja Muhammad entah
dibawa kemana. Beliau berkata: “…aku tidak
mengetahui apa yang akan diperbuat (Allah)
terhadapku dan tidak (pula)
terhadapmu” (Qs.46:9). Sebaliknya Muhammad
sendiri tahu bahwa semua nabi lain (spt.Isa,
Yahya, Adam, Idris, Yunus, Musa, dan Abraham
dll) adalah sosok-sosok yang telah
dijumpainya tinggal di surga dalam perjalanan
malam Mi’raj-nya (HR.Bukhari dan Muslim)!
Maka kenapakah Muhammad seorang yang
ter-diskriminasi tidak bisa kumpul serentak
dengan mereka disurga, melainkan justru
harus menunggu terpisah sendiri di alam
barzakh sambil membutuhkan doa shalawat
yang terus-menerus dari umatnya demi
mendapatkan rahmat keselamatan dari Allah
Swt (?)] Tidak ada jawaban…dan memang
tidak bisa dijawab!

Pos ini dipublikasikan di IslamicQuraishCenter. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s